Pengalaman Wisata Kuliner Ke OJJU di Liburan Paling Seru

Pengalaman wisata kuliner Ke OJJU – Saya dan istri kebetulan memang lebih suka home food dan jarang sekali makan keluar. Dulu sih sebelum menikah pola makan saya memang agak sedikit asal-asalan. Tapi semenjak menjalani biduk rumah tangga, alhamdulilah saya bisa sedikit demi sedikit merubah pola hidup ke arah yang lebih positif. Hal ini tentu tak terlepas dari peran istri yang memang sudah disiplin dan teratur dari sananya. Bahkan dia tidak merasa kerepotan untuk menyiapkan bekal makan dan snack sehat setiap hari.

Sampai beberapa waktu yang lalu, teman-teman kantor pada booming ngomongin resto masakan Korea yang pengunjungnya rela bejubel dan antri berjam-jam untuk menikmati masakan Korea di resto tersebut. Selidik punya selidik ternyata namanya adalah ‘OJJU’. Yang membuat saya semakin penasaran, teman-teman bilang sajian mozarellanya bener-bener lumer dan lezat. maklum saya dan istri termasuk pecinta keju.

Karena saking penasarannya, saya sampai searching-searching terus dan mengajak istri buat nyobain makan di OJJU. Istri saya benar-benar tipe yang selektif dalam memilih tempat kalau mau makan di luar. Saya sampaikan saya keinginan saya dan tak disangka dia juga penasaran.

Lokasi dan Menu Makanan di OJJU

Akhirnya beberapa hari yang lalu tepatnya di hari Sabtu malam saya dan istri menyambangi OJJU. Lokasinya tidak begitu jauh dari rumah kami yakni di Mall Kota Casablanca. Sengaja tidak mengajak buah hati kami karena takut kelamaan antrinya. Jadi ceritanya kami berasa pacaran lagi. Ternyata antrinya pakai nomor antrian. Setelah menunggu sekitar 30 menit, akhirnya dipanggil juga nomor kami. Pelayan menyodorkan papan menu dan segera kami pilih-pilih.

Akhirnya kami pesen rolling chicken cheese, rolling beef cheese, oi muchim, bingsoo dan corn tea. Saya baca-baca di daftar menu ternyata banyak juga menu yang memang disediakan untuk anak-anak. Jadi, kalau besok kesini lagi sama jagoan kami, dia bisa makan juga. Setelah nunggu kurang lebih 15 menit, semua sajian yang kami pesan udah tertata rapi di depan mata. Ternyata dari tampilannya saja, memang bener kata orang-orang. Memang kejunya lumer-lumer ke mana-mana dan buat mulut jadi tidak sabar melahapnya.

Rolling chicken dan beef cheese

Jika dilihat dari tampilan dan aromanya, rolling chicken dan beef cheese benar-benar sangat menggoda dan nikmat. Ayam sama daging benar-benar digulung pakai keju lalu diselimuti sama saus dan keju yang meleleh. Tapi pas sampai ke mulut.. emm.. awalnya memang terasa biasa bahkan terasa hambar. Namun setelah beberapa saat berada di mulut dan dikunyah, rasanya cukup lezat. Kalau menurut saya yang diiyakan sama istri, proporsi kejunya terlalu kebanyakan. Walaupun kami pecinta keju, tapi makan keju berlebihan dalam satu waktu juga rasanya eneg banget.

Oi muchim

Beralih ke hidangan lain yang saya pesan yakni oi muchim. Sebenarnya oi muchim ini mirip banget sama kimchi. Tadinya istri saya sih udah bilang kalo menu tersebut rasanya mirip sama kimchi yang rasa asamnya strong banget. Tapi karena penasaran ya saya pesan aja. Ternyata bener banget. Pas pertama kali nyicipi, rasa asamnya kuat banget. Yang membedakan oi muchim sama kimchi adalah bahan utama yang diolah. Kalau kimchi adalah sawi, kalau oi muchim timun, jadi, bisa dibilang hidangan ini adalah acarnya orang Korea.

Bingsoo

Sampai ke bingsoo yang merupakan salah satu minuman favorit di resto ini. Dari tampilannya aja emang udah sangat menyakinkan kalau rasanya nikmat, segar dan menyehatkan. Dari segi rasa, yang satu ini bener-bener juara. Terus juga sehat karena komposisinya antara lain peach, kiwi, dan berbagai buah lainnya dengan vanilla ice cream serta yoghurt. Istri saya juga sanggup menghabiskannya sampai tetes terakhir.

Corn tea

Berbeda sama corn tea. Sejujurnya saya penasaran banget sama yang satu ini. Jagung kok dibikin teh, itu yang ada di dalam otak. Ternyata rasanya sangat unik dan belum pernah saya temui sebelumnya. Corn tea lebih ke hambar tapi menyegarkan. Akan lebih nikmat lagi kalau diminum dingin.

Dari pengalaman Wisata Kuliner Ke OJJU ini untuk makan beberapa menu di atas, rupiah yang harus kami keluarkan adalah sekitar 400 ribu. Mahal sih buat saya, tapi memang pelayanannya oke dan para pengunjung bisa lihat live cooking para chef-nya. Resto yang cukup recommended untuk dikunjungi!

Leave a Reply

Your email address will not be published.