Apr 26

Pengalaman Liburan Asik Plus Murah Ke Kota Kembang Bandung

Hampir di pertengahan tahun 2017 ini saya dapet libur lumayan panjang karena longweekend tiga hari dari Jumat sampai Minggu. Karena emang udah diniatin sejak tahun lalu, liburan kali ini saya putusin buat cari udara segar di kota seberang aja nggak usah jauh-jauh yakni Bandung. Selain terkenal dengan fashionnya, kota kembang ini juga dikenal sebagai kota dengan udara yang adem. Beda banget sama Jakarta. Sehari-hari di Jakarta yang saya hadapi hanya macet dan cuaca yang panas. Udah berkali-kali sih ke Bandung, tapi kali ini saya niat banget buat bener-bener liburan dan lepas dari rutinitas kerjaan. Sampailah pada keputusan buat liburan ke Bandung bagian barat.

Perjalanan saya mulai pada hari Jumat pagi dengan menaiki kereta pagi Argo Parahyangan dari stasiun Gambir menuju stasiun Bandung. Karena selisih harga tiket antara kelas ekonomi dan eksekutif cuma 20 ribu jadi saya pilih yang eksekutif dengan harga 100 ribu. Perjalanan sekitar 3 jam-an berangkat jam 08.45 sampai stasiun Bandung jam 12.05. Sesampainya di stasiun Bandung saya langsung cari ojek menuju ke Jalan Setia Budhi. Udah lihat-lihat review-nya dan nemuin informasi kalau di Jalan Setia Budhi banyak banget tersedia penginapan dan hotel dari kelas melati sampai berbintang lima. Karena saya memang mau liburan kali ini nggak menghamburkan uang banget saya pilih penginapan yang standar aja dengan harga 175 ribu udah dapet sarapan gratis.

Setibanya di hotel dan setelah membereskan pemesanan kamar ternyata nggak kerasa udah mulai senja. Saya sengaja pilih penginapan dengan spot pemandangan yang nyegerin mata dan sejuk banget. Saya keluar hotel sekitar jam 7 malam buat cari makan malam dan udara segar. Di deket-deket penginapan banyak tersedia restaurant dan warung-warung makan dengan menu variatif. Setelah makan malam dan nongkrong sebentar saya kembali ke hotel dan tidur dengan pulasnya..

Keesokkan harinya saya bangun dan mulai bersiap-siap menjelajah Bandung bagian barat. Setelah sarapan, destinasi wisata yang pertama yang saya kunjungi adalah Dusun Bambu dengan memakai jasa Gojek. Dari penginapan sampai Dusun Bambu cukup merogoh biaya 30 ribu dan udah sampai di Dusun Bambu dengan selamat. Dusun Bambu merupakan taman wisata yang punya spot-spot bagus buat foto dengan tiket masuk murah yakni 15 ribuan saja. Dari pintu masuk menuju lokasi pengunjung bisa berjalan kaki dengan medan lahan sawah dan gubug-gubug yang bagus buat selfie atau bisa dengan naik mobil Wara-Wiri yang disediakan sama pengelola.

Kalau saya karena emang lagi hemat tenaga saya milih pakai mobil wara-wiri. Dusun Bambu punya taman bunga warna-warni, sungai dengan mata air jernih dan banyak hiasan batunya, lokasi-lokasi bermain dari mulai panahan sampai piring terbang dan tempat makan dengan berbagai bentuk dan menu. Bentuk unik tempat makan seperti sarang burung besar, kapsul dan rumah apung di tengah danau. Karena pengen nyicipin saya coba makan dan bayarnya nggak pakai rupiah langsung tapi pakai koin yang ditukar sama rupiah dahulu. Rasanya lumayan recommended-lah. Setelah puas main-main dan foto-foto saya lanjutkan perjalanan ke Kampung Daun.

Saya berhasil menuju Kampung Daun dengan angkot. Kampung Daun punya air terjun buatan yang bagus banget buat foto-foto. Karena saya cuma sendiri dan waktu itu rame banget saya nggak lama di Kampung Daun dan menuju Kampung Gajah masih dengan jasa angkot. Sebenarnya dari Kampung Daun ada Rumah Stoberi yang bisa dikunjungi juga tapi karena sdah mulai siang saya langung ke Kampung Gajah. Wah tempat ini asyik banget karena menyediakan beragam spot permainan yang memicu adrenalin. Jadi udah mirip Trans Studio Bandung. Setiap wahana permainanya dibandrol dengan harga 15 ribu. Saya banyak main di sini dan puas banget.

Kemudian masih dengan angkot saya menuju Floating Market yang jadi maskot banget di sana. Jalurnya searah dengan lokasi wisata Tangkuban Perahu tapi karena tahun lalu saya sudah kesana, kali ini saya nggak ke sana lagi. Untuk tiket masuknya seharga 15 ribu dan langsung disambut dengan welcome drink. Di sini ada banyak area wisata dengan pemandangan yang bagus banget seperti taman kelinci, wahana permainan, dan banyak banget orang jualan makanan yang mengapung di danau floating market. Karena tadi saya belum sempet makan siang, saya makan di sana.

Buat yang mau pre-wedding, ini tempat recommended banget dah. Karena hari sudah mulai sore, akhirnya saya pulang ke hotel dengan naik angkot dua kali berganti. Sampai hotel udah malem jadi langsung mandi dan keluar cari makan malem dan balik lagi ke hotel buat tidur. Keesokan harinya saya pun check out dan kembali ke Jakarta dengan kereta yang sama. Meskipun nggak lama-lama banget tapi libruan kali ini berkesan dan berhasil mengeluarkan saya dari penatnya rutinitas kerja sesaat. Thank You Bandung!

Leave a Reply

Your email address will not be published.